setiap kali aku menoleh kebelakang
mencari2 titik punca keretakan
kusedari tak wajar di persalahkan
dirimu yg kian ketandusan perasaan
sesunguhnya yg tersirat diri ku sendiri
menaruh harapan pdmu tlalu tinggi
sangka ku org mberi kita bbahasa
tak terlintas susu di saji dibalas tuba.
setiap pengorbanan,setiap pemberian,ku lakukan utk mu penuh ketulusan
tiada yg diharap,selain kejujuran,bila diri dikhianati sungguh aku terkilan
sememangnya bkn engkau bkn dia,penilaian ku dulu dikelabui mata
namun ku temui hikmah,disebalik tragedi
teman sejatiku hanya di yg abadi...
Friday, January 4, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment